Ngamargiang Yasa Kerthi Upacara Panca Wali Krama Pura Agung Besakih

KETUT JOHANIAWAN, ST 26 Februari 2019 12:33:04 WITA

Panca Wali Krama adalah salah satu bagian dari upacara bhuta yadnya yang datangnya setiap 10 (sepuluh) tahun sekali, dimana tahun caka berakhir pada angka “0”. Upacara besar tersebut untuk tahun Saka 1940 jatuh pada hari Buda Kiwon Matal, tanggal 6 Maret 2019. Berdasarkan Paruman Agung antara Prajuru Desa Adat Besakih dengan para Pinandita Pura Agung Besakih, Pemerintah Provinsi Bali, Kabupaten dan Kota se-Bali, Yajamana Karya, Ida Dalem Semara Putra, Nayaka Praja Provinsi Bali, PHDI Provinsi Bali, MUDP Provinsi Bali dan unsur lainnya yang dilaksanakan pada tanggal 22 Januari 2019 di Wantilan Kesari Warmadewa Besakih. Berkenaan dengan hal itu, untuk mendukung kesucian dan suksesnya pelaksanaan Karya Agung tersebut patut dilaksanakan Yasa Kerthi oleh seluruh umat Hindu, baik dalam sikap dan perilaku maupun dalam bentuk upacara dan upakaranya.

Yasa Kerthi dimaksud diawalai dengan melaksanakan permakluman (Atur Piuning) di Pura Agung Besakih pada hari selasa, 22 Januari 2019, memohon berkenan serta tuntunan agar upacara tersebut berlangsung dengan lancer tanpa suatu halangan yang nantinya juga diikuti di pura-pura yang ada di desa pakraman. Kemudian guna menjaga kesucian karya, dilaksanakan Nunas Tirtha Pangelukatan Pamarisudha Lan Tirta Pangadeg pada hari jumat, 01 Februari 2019 di Pura Dalem Puri Besakih yang selanjutnya dibagikan kepada seluruh umat Hindu yang ada di daerah Bali khususnya. Pada hari selasa, 26 Februari 2019 dilaksanakan pemasangan penjor. Diharapkan seluruh umat Hindu membuat penjor di masing-masing rumah, Pura Kahyangan Desa , Pura Subak. Nantinya penjor dibuat dari bahan dan hiasan yang bersifat alami, tidak menggunakan tali dan bahan lain yang terbuat daru unsur plastik. Kemuadian Puncak Karya Tawur Agung Panca Wali Krama pada hari rabu, 6 Maret 2019. Guna mengindari padatnya pemedek, diharapkan bagi para pemedek yang akan tangkil ngaturang bakti berbarengan dengan penganyar yang dilaksanakan oleh masing-masing kabupaten/kota di Bali. Pada hari jumat, 12 April 2019 Nunas tirtha Pangelebar sebagai akhir dari rangkaian Upacara Panca Wali Krama, pada hari ini juga penjor yang dipasang umat Hindu dicabut.

Bagi para umat hindu yang memiliki halangan kematian, bila dimungkinkan untuk dipendem (dikubur) hendaknya secepatnya melaksanakan penguburan dimana perjalanan ke setra dilaksanakan pada sore hari setelah matahari terbenam. Apabila yang meninggal adalah Sulinggih (dwijati), pemangku atau mereka yang menurut dresta tidak boleh dipendem, diperkenankan untuk nyekah sawa di rumah masing-masing sampai sebatas tumpang salu.

Sebagai umat Hindu marilah kita jaga dan laksanakan apa yang dianjurkan oleh para tokoh. Dengan landasan sikap dan prilaku seperti tersebut diatas, demi tertib dan lancarnya karya dimaksud, kepada setiap umat yang akan sembahyang sangat diharapkan :

  1. Agar dengan tertib, sabar dan tenang menunggu giliran sembahyang terutama pada saat-saat sedang padatnya pemedek.
  2. Para Pemangku maupun masyarakat yang ingin ngaturang ngayah agar terlebih dahulu menyampaikan kepada Panitia serta mentaati segala peraturan yang telah ditetapkan.
  3. Untuk menghindari padatnya pemedek pada hari-hari tertentu, dianjurkan kepada umat dari Kabupaten/Kota untuk ngaturang bakti bersama-sama pada saat giliran kabupaten/Kota yang bersangkutan ngaturang Penganyar.
  4. Berpakaian yang pantas (bersih,rapi dan sopan) serta tidak mengenakan perhiasan yang berlebihan.
  5. Ikut menjaga kebersihan dengan jalan mengumpulkan dan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
  6. Ikut menjaga ketertiban dalam perjalanan dengan mematuhi semua aturan yang berlaku termasuk aturan lalu lintas dan parkir sehingga tercipta suasana yang aman, tertib, tenang dan hikmat.

Semoga Upacara Tawur Agung Panca Wali Krama berjalan dengan tertib dan lancer, serta Ida Sang Hyang Widhi selalu memberikan sinar suci kepada seluruh umat manusia.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Media Sosial

FacebookTwitterYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Lokasi Jagaraga

tampilkan dalam peta lebih besar